Prosesi apa aja yang harus ada dalam pernikahan adat jawa?
Keinginan
setiap orang dalam melaksanakan pesta pernikahan tentu berbeda-beda.
Pesta pernikahan yang kental dengan adat, pernikahan yang mewah,
sederhana maupun pesta pernikahan yang lebih condong ke arah
Internasional.
Seperti yang kita tahu, bahwa Indonesia terdiri dari berbagai suku dan budaya. Maka, pesta pernikahan setiap suku memiliki ciri khas yang berbeda. Seperti contohnya pesta pernikahan suku Jawa.
Untuk pesta pernikahan adat Jawa, ada beberapa prosesi yang wajib kamu lakukan. Diantaranya:
1. Prosesi Siraman
Sebelum memulai upacara pernikahan, pengantin melakukan siraman dari kata siram (mandi). Hal ini dimaksudkan untuk membersihkan diri kedua pengantin sebelum menjalankan upacara yang sakral. Ada tujuh orang yang akan menyiramkan air kepada calon pengantin. Tujuh di sini dalam Bahasa Jawa adalah "pitu" yaitu pitulungan (pertolongan) kepada calon pengantin.
2. Prosesi Midodareni
Midodareni adalah salah satu rangkaian prosesi adat pernikahan yang berasal dari daerah Jawa. Masyarakat Jawa tradisional percaya bahwa pada malam tersebut, para bidadari dari kayangan akan turun ke bumi dan bertandang ke kediaman calon pengantin wanita, untuk menyempurnakan dan mempercantik pengantin wanita.
Acara ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa calon pengantin pria akan hadir saat akad nikah, dan sebagai bukti bahwa keluarga calon pengantin perempuan memang benar-benar sudah siap melakukan prosesi pernikahan esok hari.
3. Prosesi Sungkeman
Sungkeman adalah upacara untuk mengungkapkan bakti anak kepada kedua orang tua, serta memohon doa restu.
Upacara sungkeman dilakukan dengan berjongkok dengan sikap seperti menyembah, kemudian pengantin menyentuh lutut orang tua pengantin wanita. Diawali dengan pengantin wanita, baru kemudian diikuti dengan pengantin pria. Setelah itu, baru sungkeman kepada kedua orang tua pengantin pria.
For more update/info :
www.veponid.com
Seperti yang kita tahu, bahwa Indonesia terdiri dari berbagai suku dan budaya. Maka, pesta pernikahan setiap suku memiliki ciri khas yang berbeda. Seperti contohnya pesta pernikahan suku Jawa.
Untuk pesta pernikahan adat Jawa, ada beberapa prosesi yang wajib kamu lakukan. Diantaranya:
1. Prosesi Siraman
Sebelum memulai upacara pernikahan, pengantin melakukan siraman dari kata siram (mandi). Hal ini dimaksudkan untuk membersihkan diri kedua pengantin sebelum menjalankan upacara yang sakral. Ada tujuh orang yang akan menyiramkan air kepada calon pengantin. Tujuh di sini dalam Bahasa Jawa adalah "pitu" yaitu pitulungan (pertolongan) kepada calon pengantin.
2. Prosesi Midodareni
Midodareni adalah salah satu rangkaian prosesi adat pernikahan yang berasal dari daerah Jawa. Masyarakat Jawa tradisional percaya bahwa pada malam tersebut, para bidadari dari kayangan akan turun ke bumi dan bertandang ke kediaman calon pengantin wanita, untuk menyempurnakan dan mempercantik pengantin wanita.
Acara ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa calon pengantin pria akan hadir saat akad nikah, dan sebagai bukti bahwa keluarga calon pengantin perempuan memang benar-benar sudah siap melakukan prosesi pernikahan esok hari.
3. Prosesi Sungkeman
Sungkeman adalah upacara untuk mengungkapkan bakti anak kepada kedua orang tua, serta memohon doa restu.
Upacara sungkeman dilakukan dengan berjongkok dengan sikap seperti menyembah, kemudian pengantin menyentuh lutut orang tua pengantin wanita. Diawali dengan pengantin wanita, baru kemudian diikuti dengan pengantin pria. Setelah itu, baru sungkeman kepada kedua orang tua pengantin pria.
For more update/info :
www.veponid.com

Komentar
Posting Komentar